Translate

Sabtu, 26 Oktober 2013

MENGENAL HANTU URBAN LEGEND JEPANG : HANAKO -SAN

      Lagi-lagi saya mengenal kisah ini dari beberapa komik dan serial anime horor.kisah Hanako-san cukup populer,baik itu di industri hiburan maupun cerita horor rakyat Jepang.berikut kisahnya :

 HANAKO-SAN : GADIS CILIK PENUNGGU TOILET

       Hanako-San adalah sosok hantu gadis cilik dari masa Perang Dunia II yang sering menghantui toilet wanita di sekolah-sekolah Jepang.sosoknya digambarkan sebagai gadis cilik dengan potongan rambut berponi sedahi (model bob)dan memakai rok merah.sebenarnya sosok hantu Hanako-San tidak seperti hantu toilet lainnya seperti Kashima Reiko,Aka Manto yang menganggu dan membunuh korbannya.Hanako-San hanya menampakkan diri dan dia tidak menyerang orang yang kebetulan melihatnya.
      Menurut orang-orang yang pernah melihatnya.Hanako -San dapat ditemui setiap toilet wanita lantai tiga,pada bilik ketiga.dan orang yang ingin melihatnya harus mengetuk pintu sebanyak tiga kali sambil mengatakan "apa kau ada di dalam Hanako-San..?" kemudian dari dalam bilik toilet akan terdengar suara misterius yang mengatakan " aku ada di dalam sini.." dan muncullah sosok gadis cilik memakai rok merah atau kadang-kadang putih.
      Ada berbagai versi yang menyebutkan asal-muasal Hanako-San.salah satu versi menyebutkan bahwa dulunya Hanako-San adalah seorang gadis cilik yang berlindung dari serangan bom yang menimpa Jepang pada masa Perang Dunia II.gadis tersebut berlindung di toilet sekolah,namun malang karena serangan bom tesebut justru meluluh-lantakkan sekolah tersebut dan menewaskan Hanako di dalamnya.
versi lainnya mengatakan bahwa Hanako adalah gadis cilik yang berusaha bersembunyi di toilet karena akan dibunuh oleh ibu tirinya yang gila.namun malang ia ditemukan oleh ibu tirinya tersebut dan kemudian dibunuh.belum ada kisah kepastian jelas mengenai kisah asal-muasal Hanako-San ini.
Untuk mengetahui gambaran jelasnya bisa dilihat di film Hanako of The Toilet 


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar